Rabu, Agustus 12, 2009

Bahan Baku Bom Diamankan di Bogor

LAMPUKUNING- POLISI mengamankan sekitar 5 karung plus satu jeriken dari rumah yang digerebek di RT 2/RW 2, Kampung Bojong, Kelurahan Cimahpar, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor, Jawa Barat. Bahan baku bom itu mirip dengan yang ditemukan dengan di Jatiasih, Bekasi.
"Benar ada beberapa bahan baku peledak di dalam," ujar Komandan Satuan Dua Pelopor Brimob Kedunghalang Kombes Pol Saiful Bahri di lokasi penggerebekan, Rabu (12/8).
Bahan baku bom itu terdiri atas belerang 5 kilogram, potassium 7 kilogram, asam sulfat 1 jeriken, hidrogen peroksida 1 kilogram dan sulfur Apakah bahan ini sama dengan yang ditemukan polisi di Jatiasih, Bekasi? "Mirip-mirip," jelas Saiful. [DETIK/foto ilustrasi]

Ronaldo, Si Raja Waria

LAMPUKUNING- GELAR Fenomena mungkin telah disandang Ronaldo, striker Brasil yang kini berkostum Corinthians. Namun warisan pemain yang kini terlihat tambun itu selamanya justru dikenal dengan kontroversi kencannya dengan waria.
Klaim 'Raja Waria' dilancarkan suporter klub Brasil, Flamengo. Itu diperlihatkan suporter ketika tim kesayangan mereka berhadapan dengan Corinthians di mana Ronaldo tak bermain akibat sedang memulihkan cedera pergelangan tangan dan operasi penyedotan lemak.
Bukan hanya mengajak kencan seks yang dilakukan Ronaldo dengan dua waria setahun lalu. Suporter Flamengo juga mengolok-olok mantan pemain Barcelona itu sebagai pria gemuk dan aneh.
Ronaldo tertangkap basah sedang bersama dua waria tahun lalu. Sejak bergabung dengan Corinthians musim ini, Ronaldo telah menyumbangkan enam gol dari tujuh laga domestik. [THE SPOILER/TEMPO]

Gelombang 3,5 Meter di Perairan Enggano

LAMPUKUNING- KETINGGIAN gelombang laut maksimal 3,5 meter berpotensi terjadi di wilayah perairan Pulau Enggano, berjarak 90 mil dari Kota Bengkulu, dalam kurun 24 jam mulai Kamis (13/8) pukul 07.00 WIB.
Analis cuaca pada Stasiun Klimatologi Klas II Pulau Baai, Bengkulu, Masjuwita di Bengkulu, Rabu (12/8), menjelaskan, perkiraan adanya gelombang tinggi yang cukup membahayakan bagi perahu nelayan dan tongkang itu berdasarkan pantauan citra satelit cuaca.
Menurut dia, gelombang besar dengan ketinggian yang sama, dalam kurun waktu tersebut, juga berpotensi terjadi di wilayah Samudra Hindia barat Bengkulu. [ANTARA]

Agenda Kamis 13 Agustus 2009

1. Datascrip. "Penandatanganan MoU Mendukung Konversi Alam dan Satwa Taman Safari Indonesia". Pukul 07.30-17.00 WIB. Taman Safari Indonesia.
2. Indef. "Seminar Krisis Stimulus Fiskal dan Daya Tahan Ekonomi Indonesia". Pukul 09.00-13.00 WIB. Atanaya 2 Room Lantai Dasar, Hotel Atlet Century Park Senayan, Jakarta.
3. Honda. "Press Gathering The 3rd Astra Honda Safety Riding Instuctors Competition". Pukul 09.00 WIB. Ruang Ramayana, Gedung PT Astra Honda Motor, Jalan Raya Tipar, Jakarta.
4. Freedom Institute. "Jumpa Pers Penghargaan Achmad Bakrie 2009".
Pukul 10.00-12.00 WIB. Kantor Freedom Institute, Jalan Irian No 8, Menteng, Jakarta.
5. Universitas Pelita Harapan. "UPH Festival". Pukul 14.30 WIB-Selesai. Kampus UPH, Karawaci, Tangerang, Banten.
6. ISAI. "Jumpa Pers Layakkah RUU Rahasia Negara Disahkan?" Pukul 10.00-12.00 WIB. Olive Tree Restaurant, Hotel Nikko, Jalan MH Thamrin, Jakarta.
7. Dewan Pers. "Editors Meeting RUU Rahasia Negara dan Masa Depan Kemerdekaan Pers di Indonesia". Pukul 10.30-12.30 WIB. Ruang Pertemuan Dewan Pers, Gedung Dewan Pers, Jalan Kebon Sirih, Jakarta.
8. Bank Syariah Bukopin. "Konferensi Pers Launching Tabungan Siaga Bisnis". Pukul 13.30 WIB. Meeting Room, Gedung Bak Syariah Bukopin, Jalan Salemba Raya, Jakarta.
9. UNDP. "Kemitraan DHL dan UNDP dalam Program Gard". Pukul 13.30-15.00 WIB. Gerbera Room, Mulia Hotel, Jalan Asia-Afrika Senayan, Jakarta.
10. Departemen Kesehatan. "Audiensi Pemenang Lomba Sekolah Sehat dengan Dirjen Bina Kesehatan Depkes". Pukul 09.30 WIB. Ruang J Leimena, Gedung Depkes, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta. [OKZ]

KPU Segera Tetapkan SBY-Boediono Pasangan Terpilih

LAMPUKUNING-KOMISI Pemilihan Umum (KPU) akan segera menetapkan pasangan Susilo Bambang Yudhoyono-Boediono sebagai calon presiden dan wakil presiden terpilih hasil pemilu 2009.
Anggota KPU Andi Nurpati, di Jakarta, Rabu (12/8), mengatakan dengan adanya putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang menolak seluruhnya permohonan pemohon, maka langkah selanjutnya yang dilaksanakan adalah menetapkan pasangan capres-cawapres terpilih.
"KPU akan segera menindaklanjuti putusan MK. Kita akan menjadwalkan sesegera mungkin rapat pleno KPU untuk membahas waktu penetapan calon terpilih," ujarnya yang ditemui setelah pembacaan putusan perselisihan hasil pemilu 2009 di Gedung MK. [ANTARA]